Senin, 27 Oktober 2014

Mencari Jalan Pulang . . .



Perlahan  . .  Gelap merayap pulang
Pagipun datang menjelang
Sudah terpampang berita besar di kota
Tragedi dan tragedi lagi
Kapal tenggelam. Badai menghantam
Pesawat terbang hilang
Ya Allah . .  kini semua membuka mata
Segalanya milikmu semata
Perkasa yang sempurna
Kuasa tiada dua
Kehendakpun datang kapan saja
Ya Allah . .
Begitu banyak jalan pulang memenuhi-Mu panggilanmu .

Mungkin semua isyarat
Bagi hamba-hamba yang lupa
Ketika datang nikmat
Dimana mata dan telinga seolah berpindah tempat
Tiada lagi mendengar dan melihat

Ya Allah . . kini nama-Mu dikumandangkan keras-keras
Oleh wajah-wajah kusut penuh luka
Jiwa-jiwa kosong nan merana
Mengharap dan menghibah saat bencana menghadang
Tapi . .  engkau telah menetukan jalan pulang bagi mereka
Ya Allah, yang Maha segalanya
Bila saatnya datang hamba musti pulang
Memenuhi panggilan menuju keabadian
Menghadap-Mu Ya allah . .
Kini diantara Do’a dan air mata, hamba memohon pada-Mu
Tunjukkanlah jalan pulang yang lapang

Bila saatnya pulang . . 

Sumber : Majalah QIBLATI edisi 05 tahun II halaman 77


Tidak ada komentar:

Posting Komentar