Ada banyak pendapat
yang membedakan dan menyamakan makna administrasi dan manajemen diantaranya
sebagai berikut :
1. Pendapat yang
mempersamakan arti dan manajemen
William H. Newman
dalam bukunya jelas-jelas tidak membedakan adminitrasi dengan manajemen. Apa
yang dimaksud dengan arti adminitrasi, termasuk pula dalam arti manajemen.
M. E.Dimock dalam
bukunya mengemukakan dua kata itu saling kait mengait, ia memberikan devinisi
adminitrasi sebagai berikut :
(Adminitrasi atau
manajemen) adalah suatu pendekatan yang terencana terhadap pemecahan semua
macam masalah yang kebanyakan terdapat pada setiap individu atau kelompok baik
negara atau swasta.
2. Pendapat yang
membedakan arti adminitrasi dan manajemen
Dalton E. Mc.
Farland dalam bukunya manajemen membedakan arti administrasi dan manajemen
sebagai berikut :
Administrasi
ditujukan terhadap penentuan tujuan pokok dan kebijaksanaannya, sedangkan
manajemen ditujukan terhadap pelaksanaan kegiatan dengan maksud menyelesaikan
atau mencapai tujuandan pelaksanaan kebijaksanaan. Ordway Tead juga tegas-tegas
membedakan arti adminitrasi dan manajemen.
3. Persamaan dan
Perbedaan Administrasi dengan Manajemen
Menurut Panglaykim
dan Tanzil (1986: 34), jika manajemen menetapkan kebijaksanan yang harus
dituruti, maka administrasi yang menyelenggarakannya. Sedangkan menurut Sutisna
(1987), dalam pemakaian secara umum administrator dan manajer dikatakan sama.
Persamaan lain yakni administrasi dan manajemen sama-sama menjalankan fungsi
‘to control’ yang berarti mengatur dan mengurus.
Tidak semua orang
menganggap istilah manajemen dan administrasi memiliki makna yang sama, dan
pada kenyataannya memang tidak selamanya keduanya memiliki makna yang sama
apalagi jika dihubungkan dengan konteks situasi lembaga. Umumnya, pada lembaga
pemerintahan istilah yang dipergunakan adalah administrasi, sedangkan pada
lembaga-lembaga komersil istilah manajemen lebih banyak digunakan.
Istilah manajemen
mempunyai makna yang lebih marketable dan bergengsi. Sejalan dengan itu,
istilah administrasi khususnya dalam dunia pendidikan seakan-akan hanya
diartikan sebagai pekerjaan tulis menulis, kearsipan/pembukuan, dan lain
sebagainya yang berkaitan dengan ketatausahaan. Hal ini senada dengan yang
diungkapkan Sutisna (1987) bahwa administrasi lebih cocok digunakan pada
lembaga-lembaga pemerintah yang mengutamakan kepentingan sosial, sedang manajemen
cocok untuk lembaga-lembaga swasta yang lebih mengutamakan komersial.
Walaupun sebetulnya
antara administrasi dan manajemen berbeda sifat, namun antara keduanya sering
disamakan. Di bawah ini dapat ditemui beberapa pendapat oleh para cendekiawan
atau ilmuwan yang tidak membedakan antara administrasi dan manajemen atau
paling sedikit penggunaan artinya saling berkaitan antara 2 kata tersebut.
William H. Newman
dalam bukunya Administration Action, jelas-jelas tidak membedakan antara
administrasi dan manajemen. Apa yang dimaksud administrasi, termasuk dalam arti
manajemen. Sekalipun bukunya disebut/dinamakan Administrative Action, tetapi
isinya ialah "The techiques of organization and management".
M.F. Dimock dalam
bukunya Public Administration, mengemukakan dua kata yang saling kait mengait.
Ia memberikan definisi administrasi sebagai berikut. "Administration (or
management) is a planned approach to the solving ofall kinds of problems in
almost every individual or group activity both publics or private". (Administrasi
atau manajemen adalah suatu pendekatan rencana terhadap pemecahan/semua macam
masalah yang kebanyakan terdapat pada setiap individu atau kelompok, baik
negara atau swasta) Dari definisi di atas jelas bahwa antara administrasi
dengan manajemen tidak ada perbedaan, namun disamakan.
Seperti diketahui
bahwa antara manajemen dan administrasi itu dua-duanya berbeda, maka untuk
memperjelas pendalaman kita terhadap dua kata administrasi dan manajemen
tersebut, dapat dikutip pendapat para ilmuwan seperti di bawah ini.
Dalton B. Me.
Farland dalam bukunya Management membedakan administrasi dengan manajemen
sebagai berikut. "Administration refers to the determination of major aims
and policies, where as management refers to the carrying out of operation designed
to accomplish the aims and effective policies". (Administrasi ditunjukkan
terhadap penentuan tujuan pokok dan kebijakannya, sedangkan manajemen
ditunjukkan terhadap pelak¬sanaan kegiatan dengan maksud menyelesaikan/mencapai
tujuan dan pelaksanaan kebijakan yang telah diambil).
Pendapat lain
adalah yang diberikan oleh Ordway Tead. Tead tegas-tegas membedakan arti
administrasi dengan manajemen. Hal ini dapat ditemukan dalam buku Mc. Farland
yang berjudul Management Principle and Practices, halaman 11 yang berbunyi
sebagai berikut. "Administration is the process and agency which is
responsible for the diterminition of the aims for which an organization and its
management are to achive... etc." (Administrasi adalah suatu proses dan
badan yang bertanggung jawab untuk menentukan tujuan, di mana organisasi dan
manajemen digariskan, dan sebagainya).
Sedangkan
“Management is the process and agency which directs and guides the operation of
organization in the realizing of established aims ... etc." (Manajemen adalah
suatu proses dan badan yang secara langsung memberi petunjuk, bimbingan
kegiatan dari suatu organisasi dalam merealisasi tujuan yang telah ditetapkan,
dan sebagainya).
Berdasarkan dua
pengertian yang membedakan administrasi dan manajemen di atas, maka untuk
memperjelas diberikan contoh sebagaimana dianut dalam Tata Negara Republik
Indonesia. MPR sebagai penentu kebijaksanaan dan Garis-garis Besar Haluan
Negara yang berlaku dalam periode 5 tahunan merupakan administrasi, sedangkan
pemerintah di bawah pimpinan presiden yang melaksanakan. Merealisasikan
kebijaksanaan dan GBHN yang ditetapkan oleh administrasi merupakan manajemen.
Dari uraian
penjelasan di atas, bahwa administrasi sifatnya menentukan garis besar suatu
kebijakan umum (general policies). Sedangkan manajemen prosesnya ialah
bagaimana secara langsung kegiatan-kegiatan itu dilakukan untuk merealisasi
(melaksanakan) suatu tujuan, dengan pemberian petunjuk, bimbingan, pengetahuan,
dan pengaturan tindakan-tindakan yang diarahkan sedemikian rupa pada suatu
usaha untuk merealisasi tujuan yang telah ditetapkan.
Dari uraian diatas
dapat ditarik kesimpulan bahwa hubungan antara administrasi dan manajemen
adalah administrasi adalah proses penyelenggaraan kerja untuk mencapai suatu
tujuan yang telah ditetapkan. Kerja dapat terselenggara dengan baik sehingga
tujuan yang dikehendaki dapat
tercapai bila ada
orang yang menyelenggarakannya.
Dan masalah orang yang menyelenggarakan kerja untuk mencapai tujuan inilah yang
menjadi masalah pokok daripada manajemen, karena intisari daripada manajemen
ialah suatu proses/usaha dari orang-orang secara bekerjasama untuk mencapai
suatu tujuan yang telah ditetapkan.
Jadi administrasi
adalah penyelenggaranya dan manajemen adalah orang yang menyelenggarakan kerja.
Maka kombinasi dari keduanya adalah penyelengaraan kerja yang dilakukan oleh
orang-orang secara bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang telah
ditetapkan.
Keterkaitan di atas
dapat dianalogikan—meski tidak seluruhnya tepat—seandainya pembaca akan membeli
buah rambutan. Pertama kali yang terlihat adalah kulit luar yang berwama hijau
atau merah. Jika kulitnya dikupas maka didapati daging rambutan yang berwarna
putih kalau dagingnya sudah dimakan maka akan terlihat intinya yang disebut
biji rambutan.
Demikian pula
manajemen, maka yang pertama disoroti adalah kulit luamya yaitu “Admmistnisi”
Kedua dagingnya yaitu “manajemen” selanjutnya adalah bijinya yaitu
“kepemimpinan”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar