Selasa, 27 Mei 2014

Paradigma Manajemen Pendidikan Islam

   Paradigma Manajemen Pendidikan Islam
Ada sementara cendekiawan berpendapat bahwa lahirnya ilmu pendidikan islam, termasuk di dalamnya manajemen pendidikan Islam, yang menjadi  konsentrasi atau program study di Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI), merupakan perwujudan dari sikap mengada-ngada atau pemaksaaan kehendak dari para intelektual muslim dikalangan PTAI. Kata Islam yang melekat pada disiplin ilmu tersebut dipandang sebagai adopsi dari disiplin ilmu yang telah ada sebelumya dan telah mapan, kemudian diberi label “Islam”.
            Pendapat tersebut ada benarnya jika para intelektual muslim di PTAI tidak smpat memberikan landasan dan argumentasi yang kukuh terhadap eksistensi ilmu agama Islam tersebut. Apalagi persyaratan disiplin, ilmu agama Islam itu tidak jelas demarkasinyari dari ilmu-ilmu yang lain, atu lebih ironis lagi hanya sekedar memberi legalitas dan justifikasi bahwa hal it sudah ada dalam Islam. Namun demikian, jika mereka berusaha menjelaskannya dengan landasan filosofis yang kukuh dan mampu membedakan secara tajam antara disiplin ilmu agama Islam dengan Ilmu-ilmu lainnya, seperti antara manajemen pendidikan Islam yang dikembangkan di PTAI dengan manajemen yang dikembangkan di Pergururuan Tinggi Umum, maka kesan mengada-ada atau pemaksaan kehendak tersebut sedikit demi sedikit akan menjadi sirna, atau bahkan disiplin manajemen pendidikan Islam akan mendapat pengakuan dari ilmuan pada umumnya. Lagi pula jika hasil-hasil penelitian dan teori-teori yang dibangun oleh ilmuan tertentu dengan objek kajian dan metodologinya yang jelas dapat dideklerasikan sebagai disiplin ilmu baru dan memperoleh pengakuan dari ilmuan dapa umumnya, mengapa hasil-hasil kajian dari ilmuan tidak bisa diterima? Padahal masing-masing ilmuan memiliki hak untuk membangun suatu disiplin ilmunya yang baru sepanjang dapat dipertanggungjawabkan secara filosofis dan ilmiyah.

            Atas dasar itulah, kajian ini berusaha untuk menjelaskan adakah manjemen pendidikan islam itu? Diman letak perbrdaan dan demarkasinya dengan manajemen pendidikan islam pada umumnya, terutama jika dilihat dari segi paradigma l\keilmuannnya? Kajia ini mencoba menjawab kedua persoalan tersebut, yang dimaksudkan agar para dosen, mahasiswa, dan pengelola pendidikan yang ingin menekuni disiplin menajemen pendidikan Islam tersebut dapat mengembangkan teori-teorinya secara lebih terarah dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiyah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar