- 10 LANGKAH YANG PERLU DILAKUKAN SEBELUM MENGAMBIL SUATU KEPUTUSAN[1]
1. Ketika
kelesuan anda sedang memuncak dari celah-celah gunung tekanan kerja,
maka terimalah pemikiran/ pendapat pertama yang
ditawarkan kepada anda.
2. Kumplkanlah
berbagai informasi yang cocok dengan keinginan anda dan berusahalah selalu
untuk menetapkan benarnya keinginan anda yang bertentangan dengan realitas
3. Jadikanlah
sebagian khayal negatif anda sebagai penjara bagi pemikiran anda, dan
jadikanlah para sipir (penjaga penjara) anda sebagai pengalaman kegagalan anda
yang lalu. Ingat!! "Tidak ada yang paling menakutkan selain rasa takut itu
sendiri (Francois Bacon)"
4. Perhatikanlah
berbagai realitas yang menumpuk ketika anda sedang marah karena "Kemarahan
itu kesempatan kecil dari kegilaan" (Hawaris)
5. Permohonanmu
ditolak, hubunganmu dengan orang-orang sekitar pun tidak harmonis. Bahkan anda pun telah kehilangan para
pendukungmu. Sekarang mulailah untuk melakukan perjalanan penuh frustasi,
perjalanan penuh lika-liku karena anda hidup di dunia ini, bukan disurga.
6. Jangan
memperhatikan segala informasi dan keluarkanlah keputusan yang cepat sekarang
juga! Karena banyaknya informasi akan membuat mungkin saja keputusan anda akan
semakin matang, namun tidak tepat pada waktunya.
7. Janganlah
anda merasa puas kecuali dengan sesuatu yang ideal. Tunggulah, disana banyak
informasi yang belum engkau dapatkan. Bukalah seluruh jiwa ragamu untuk
menghadapi kelesuan, karena waktu anda untuk menyelesaikannya sangat terbatas.
"Ketika kita berhenti sejenak untukx
berpikir, maka kesempatan biasanya segera meninggalkan kita" (Paplelius)
8. Esok
anda akan memulai untuk membuat keputusan, dan esok, anda harus mengatakan.
Apapun yang akan terjadi nantinya lakukan dan hadapilah karena sesunggunhya
untuk menyelesaikan segala anda hanya memutuhkan keberanian untuk menghadapi.
"Celakalah orang-orang yang suka menunda-nunda pekerjaan" (Al-Hadits)
9. Bukalah
lebih banyak dari satu dokumen dan pelajarilah lebih banyak lagi dari satu
masalah. Jangan hanya memperhatikan hal-hal yang paling utama, karena dalam
hidup anda akan menghadapi berbagai macam masalah pada masa, tempat dan waktu
yang berbeda-beda. Perbanyak pengalaman anda.
10. Keputusanmu
itu sebagai respon atas apa yang kamu dengar. Oleh sebab itu, mulailah mebuat
ribuan keputusan.
- Langkah- langkah pengambilan Keputusan
Langkah – langkah
Setiap manajer perlu memahami langkah-langkah pengambilan
keputusan sebagaimana dikemukan oleh mondy dan premeaux yang terdiri dari
beberapa langkah antara lain :[1]
1.
Mengidentifiksi masalah
Mempelajari atau mengenali masalah apa sja masalah yang
dihadapi atau peluang apa sajakah yang harus ditangkap oleh organisasi dalm
meningkatkan peranannya di masa depan.
2.
Membuat
Alternatif-alternatif
Membuat sejumlah alternatif yang diperkirakan akan dapat
menjadi jawaban dalam pemecahan masalah adalah sangat penting. Sebab berbagai
altenatif yang dibuat akan dapat dipilih alternatif yang paling menguntugkan
dalam memecahkan masalah yang dihadapi.
3.
Mengevaluasi Alternatif
Menilai keuntugan dan kerugian atau kekuatan dan
kelemahan dari masing-masing alternatif didalam memecahkan masalah dan
menjawabpeluang yang ada adalah merupakan langkah yang akan menetukan pilihan.
Jika harus dilihat faktor feasibilitas (kelayakan) suatu alternatif maka hal
inilah yang akan menetapkan pilihan yang mana akan di ambil keputusan.
4.
Memiliki dan
mengimplementasikan keputusan
Adapun memilih tindakan alternatif terbaik dari sejumlah
alternatif yang diajukan dalam medukung keberhasilan pemecahan masalah dan
menjawab peluang yang ada dalam organisasi merupakan langkah keempat. Pemilihan
alternatif itu sekaligus menetapkannya untuk dilaksanakn sebagai keputusan yang
diambil bagi organisasi.
2.
Tehnik Pengambilan
Keputusan
Pentingnya suatu putusan hendaknya menentukan
berapa banyak informasi yang berhubungan akan dikumpulkan. Ada 3 jenis yang
umum :[2]
1.
Pengukuran : kecakapan, kuantitas, biaya.
Contoh : “mesin itu maksimum menghasilkan 1800 unit tiap jam “.
2.
Fakta – history, deskriptif. Contoh :
“Undang-undang keamanan dan kesehatan pekerja sekarang sedang di laksanakn
denga giat.
3.
Pendapat. Contoh : “ Tiga perusahaan yang
dikunjungi semua antusias tentang alat ini.
Ada
sumber-sumber informasi luar dan dalam.
Sumber
luar adalah yang berikut :
Lingkungan – sosial, politis, hukum, lokal,
dll.
Ekonomi – kecenderungan, ramalan, data tentang
keadaan sekarang, tingkat bunga dll.
Persaingan –
Sumber
dalam meliputi :
Keuangan – modal, pemasaran, pembikinan,
inventaris, laba dll.
Non-keuangan - organisasi, personalia, metode
dll.
3. Jenis-jenis dan fungsi keputusan
Proses
pengambilan keputusan yang dijalankan secara baik akan melahirkan
putusan-putusan organisasi, baik diputusan secara pribadi setelah menerima
informasi dari bawahan melalui musyawarah maupun putusan diambil sendiri oleh
manajer tanpa melibatkan bawahan.
Keputusan
adalah hasil yang di capai dari proses pengambilan putusan. Menentukan sebuah
pilihan ( memutuskan ) atau arahan tindakan tertentu bagi organisasi adalah
putusan. Secara umum keputusan dibagi menjadi dua putusan, yaitu :[3]
a). Keputusan Strategis
setiapa
organisasi melahirkan berbagai kebijakan atau keputusan organisasional.
Kebijakan dan arah organisasi merupakan keputusan strategis. Kebijakan banyak
menyita perhatian terutama bagi para manajer puncak karena pengaruhnya sangat
besar terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup organisasi.
b). Keputusan operasional
Adapun
keputusan operasional adalah menyangkut pengelolahan organisasi sehari-hari.
Keputusan operasional sangat menetukan efektivitas keputusan strategis yan
diambil oleh manajer puncak. Dengan demikaian keputusan yang diambil dalam
proses manajemen baik manajer puncak maupun manajer tengah dan manajer rendah
harus saling sinergi agar memiliki kekuatan untuk menembus faktor-faktor
eksternal dalam meuju masa depan organisasi secara lebih baik.
Di sisi
lain ada pula pembagian jenis keputusan berdasarkan masalah yang dihadapi,
yaitu :
1)
Keputusan yang
diprogramkan
Keputusan ini adalah keputusan yang dibuat berdasarkan
pada problem yang diketahui secara baik atau masalahnya diketahui secara jelas.
Informasi juga tersedia secara mencukupi untuk diguanakan dalam mengambil
keputusan. Demikain informasinya dapat dinilai relevansinya untuk mengambil
keputusan. Fakta-fakta dan angka-angka serta data diolah untuk memberiakn
informasi yang bermakna sehingga keputusan bisa diprogramkan.
2)
Keputusan yang tidak
diprogramkan
Keputusan yang diambil atau dibuat berdasarkan masalah
yang tidak diketahui secara jelas atau data informasinya kurang tersedia
sebagaimana mestinya.
Ada pula pendapat lain yang membagi keputusan menjadi dua
yaitu : (1) keputusan Administratif, kegiatan operasional yaitu keputusan yang
berbau administratif operasional sehari-hari. (2) keputusan strategis,
menyangkut kegiatan goal. Ini merupakan keputusan yang bersifat strategis yang
bernuansa jangka panjang sebagai pegangan dalam keputusan administratif.
Setiap level (tingkatan) manajemen berperan dalam proses
pengambialan keputusan, namun keputusan yang di ambil sesuai dengan kewenangan
yang diberikan kepada setiap manajer. Bagi manajemen puncak, tingkat keputusan
yang diambilnya terdiri dari menyunsun strategi, kebijakan dan peraturan umum
yang proporsinya berimbang dalam perencanaan, operasional dan pengawasan. Visi
dan Misi serta Sasaran organisasi disusun oleh manajemen puncak yang biasanya
dipercayakan oleh pemilim organisasi atau perusahaan.
[2] Eugene j.benge,
pokok-pokok manajemen modern, jakarta, pustaka binaman pressindo, 1994,
hlm: 137
Tidak ada komentar:
Posting Komentar