Minggu, 25 Mei 2014

Langkah Sebelum Pengambilan Keputusan



  1. 10 LANGKAH YANG PERLU DILAKUKAN SEBELUM MENGAMBIL SUATU KEPUTUSAN[1]
1. Ketika kelesuan anda sedang memuncak dari celah-celah gunung tekanan kerja,
maka terimalah pemikiran/ pendapat pertama yang ditawarkan kepada anda.
2. Kumplkanlah berbagai informasi yang cocok dengan keinginan anda dan berusahalah selalu untuk menetapkan benarnya keinginan anda yang bertentangan dengan realitas
3. Jadikanlah sebagian khayal negatif anda sebagai penjara bagi pemikiran anda, dan jadikanlah para sipir (penjaga penjara) anda sebagai pengalaman kegagalan anda yang lalu. Ingat!! "Tidak ada yang paling menakutkan selain rasa takut itu sendiri (Francois Bacon)"
4. Perhatikanlah berbagai realitas yang menumpuk ketika anda sedang marah karena "Kemarahan itu kesempatan kecil dari kegilaan" (Hawaris)
5. Permohonanmu ditolak, hubunganmu dengan orang-orang sekitar pun tidak harmonis. Bahkan anda pun telah kehilangan para pendukungmu. Sekarang mulailah untuk melakukan perjalanan penuh frustasi, perjalanan penuh lika-liku karena anda hidup di dunia ini, bukan disurga.
6. Jangan memperhatikan segala informasi dan keluarkanlah keputusan yang cepat sekarang juga! Karena banyaknya informasi akan membuat mungkin saja keputusan anda akan semakin matang, namun tidak tepat pada waktunya.
7. Janganlah anda merasa puas kecuali dengan sesuatu yang ideal. Tunggulah, disana banyak informasi yang belum engkau dapatkan. Bukalah seluruh jiwa ragamu untuk menghadapi kelesuan, karena waktu anda untuk menyelesaikannya sangat terbatas. "Ketika kita berhenti sejenak untukx berpikir, maka kesempatan biasanya segera meninggalkan kita" (Paplelius)
8. Esok anda akan memulai untuk membuat keputusan, dan esok, anda harus mengatakan. Apapun yang akan terjadi nantinya lakukan dan hadapilah karena sesunggunhya untuk menyelesaikan segala anda hanya memutuhkan keberanian untuk menghadapi. "Celakalah orang-orang yang suka menunda-nunda pekerjaan" (Al-Hadits)
9. Bukalah lebih banyak dari satu dokumen dan pelajarilah lebih banyak lagi dari satu masalah. Jangan hanya memperhatikan hal-hal yang paling utama, karena dalam hidup anda akan menghadapi berbagai macam masalah pada masa, tempat dan waktu yang berbeda-beda. Perbanyak pengalaman anda.
10. Keputusanmu itu sebagai respon atas apa yang kamu dengar. Oleh sebab itu, mulailah mebuat ribuan keputusan.



  1. Langkah- langkah pengambilan Keputusan
Langkah – langkah
Setiap manajer perlu memahami langkah-langkah pengambilan keputusan sebagaimana dikemukan oleh mondy dan premeaux yang terdiri dari beberapa langkah antara lain :[1]
1.      Mengidentifiksi masalah
Mempelajari atau mengenali masalah apa sja masalah yang dihadapi atau peluang apa sajakah yang harus ditangkap oleh organisasi dalm meningkatkan peranannya di masa depan.
2.      Membuat Alternatif-alternatif
Membuat sejumlah alternatif yang diperkirakan akan dapat menjadi jawaban dalam pemecahan masalah adalah sangat penting. Sebab berbagai altenatif yang dibuat akan dapat dipilih alternatif yang paling menguntugkan dalam memecahkan masalah yang dihadapi.
3.      Mengevaluasi Alternatif
Menilai keuntugan dan kerugian atau kekuatan dan kelemahan dari masing-masing alternatif didalam memecahkan masalah dan menjawabpeluang yang ada adalah merupakan langkah yang akan menetukan pilihan. Jika harus dilihat faktor feasibilitas (kelayakan) suatu alternatif maka hal inilah yang akan menetapkan pilihan yang mana akan di ambil keputusan.
4.      Memiliki dan mengimplementasikan keputusan
Adapun memilih tindakan alternatif terbaik dari sejumlah alternatif yang diajukan dalam medukung keberhasilan pemecahan masalah dan menjawab peluang yang ada dalam organisasi merupakan langkah keempat. Pemilihan alternatif itu sekaligus menetapkannya untuk dilaksanakn sebagai keputusan yang diambil bagi organisasi.  
2.      Tehnik Pengambilan Keputusan
Pentingnya suatu putusan hendaknya menentukan berapa banyak informasi yang berhubungan akan dikumpulkan. Ada 3 jenis yang umum :[2]
1.      Pengukuran : kecakapan, kuantitas, biaya. Contoh : “mesin itu maksimum menghasilkan 1800 unit tiap jam “.
2.      Fakta – history, deskriptif. Contoh : “Undang-undang keamanan dan kesehatan pekerja sekarang sedang di laksanakn denga giat.
3.      Pendapat. Contoh : “ Tiga perusahaan yang dikunjungi semua antusias tentang alat ini.
Ada sumber-sumber informasi luar dan dalam.
Sumber luar adalah yang berikut :
Lingkungan – sosial, politis, hukum, lokal, dll.
Ekonomi – kecenderungan, ramalan, data tentang keadaan sekarang, tingkat bunga dll.
Persaingan –
Sumber dalam meliputi :
Keuangan – modal, pemasaran, pembikinan, inventaris, laba dll.
Non-keuangan - organisasi, personalia, metode dll.
3.      Jenis-jenis dan fungsi keputusan
            Proses pengambilan keputusan yang dijalankan secara baik akan melahirkan putusan-putusan organisasi, baik diputusan secara pribadi setelah menerima informasi dari bawahan melalui musyawarah maupun putusan diambil sendiri oleh manajer tanpa melibatkan bawahan.
            Keputusan adalah hasil yang di capai dari proses pengambilan putusan. Menentukan sebuah pilihan ( memutuskan ) atau arahan tindakan tertentu bagi organisasi adalah putusan. Secara umum keputusan dibagi menjadi dua putusan, yaitu :[3]
a). Keputusan Strategis
            setiapa organisasi melahirkan berbagai kebijakan atau keputusan organisasional. Kebijakan dan arah organisasi merupakan keputusan strategis. Kebijakan banyak menyita perhatian terutama bagi para manajer puncak karena pengaruhnya sangat besar terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup organisasi.
b). Keputusan operasional
            Adapun keputusan operasional adalah menyangkut pengelolahan organisasi sehari-hari. Keputusan operasional sangat menetukan efektivitas keputusan strategis yan diambil oleh manajer puncak. Dengan demikaian keputusan yang diambil dalam proses manajemen baik manajer puncak maupun manajer tengah dan manajer rendah harus saling sinergi agar memiliki kekuatan untuk menembus faktor-faktor eksternal dalam meuju masa depan organisasi secara lebih baik.
            Di sisi lain ada pula pembagian jenis keputusan berdasarkan masalah yang dihadapi, yaitu :
1)      Keputusan yang diprogramkan
Keputusan ini adalah keputusan yang dibuat berdasarkan pada problem yang diketahui secara baik atau masalahnya diketahui secara jelas. Informasi juga tersedia secara mencukupi untuk diguanakan dalam mengambil keputusan. Demikain informasinya dapat dinilai relevansinya untuk mengambil keputusan. Fakta-fakta dan angka-angka serta data diolah untuk memberiakn informasi yang bermakna sehingga keputusan bisa diprogramkan.
2)      Keputusan yang tidak diprogramkan
Keputusan yang diambil atau dibuat berdasarkan masalah yang tidak diketahui secara jelas atau data informasinya kurang tersedia sebagaimana mestinya.
Ada pula pendapat lain yang membagi keputusan menjadi dua yaitu : (1) keputusan Administratif, kegiatan operasional yaitu keputusan yang berbau administratif operasional sehari-hari. (2) keputusan strategis, menyangkut kegiatan goal. Ini merupakan keputusan yang bersifat strategis yang bernuansa jangka panjang sebagai pegangan dalam keputusan administratif.

Setiap level (tingkatan) manajemen berperan dalam proses pengambialan keputusan, namun keputusan yang di ambil sesuai dengan kewenangan yang diberikan kepada setiap manajer. Bagi manajemen puncak, tingkat keputusan yang diambilnya terdiri dari menyunsun strategi, kebijakan dan peraturan umum yang proporsinya berimbang dalam perencanaan, operasional dan pengawasan. Visi dan Misi serta Sasaran organisasi disusun oleh manajemen puncak yang biasanya dipercayakan oleh pemilim organisasi atau perusahaan.


[1] Syafaruddin, Manajemen lembaga pendidikan islam, jakarta, ciputat pres, 2005, hlm 53
[2] Eugene j.benge, pokok-pokok manajemen modern, jakarta, pustaka binaman pressindo, 1994, hlm: 137
[3] Syafaruddin, Manajemen lembaga pendidikan islam, jakarta, ciputat pres, 2005, hlm 56
 




[1] ibid

Tidak ada komentar:

Posting Komentar